TENGGARONG | GRANEONEWS.COM – Gedung Kesenian Cahaya Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura baru saja diresmikan oleh Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah bersama Sultan Adji Muhammad Arifin ,Jumat (9/2/24).

Gedung kesenian ini nantinya akan berfungsi sebagai wadah penyelenggaraan pentas seni dan budaya tradisional Kukar di lingkungan Kesultanan.

Menurut Edi Damansyah , untuk melestarikan adat dan budaya Kutai , maka lahirlah Perda No. 2/2016 .
Perda ini secara garis besar merupakan landasan hukum untuk menjaga dan melestarikan adat istiadat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Pihaknya mengatakan bahwa nantinya sarana dan prasarana gedung Kesenian ” Cahaya Kedaton” tersebut akan terus diupayakan untuk dilengkapi .

“Bersamaan dengan hal itu, diimplementasikannya Program Kukar Berbudaya yang merupakan bagian dalam Program Dedikasi Kukar Idaman,” ujar Edi Damansyah.

Ia juga menyatakan bahwa Pemkab Kukar bermaksud menjadikan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura sebagai Mitra dalam membangun pusat pelestarian dan pengembangan budaya Kutai, dengan menetapkan Tenggarong sebagai Kota warisan budaya dan dengan menonjolkan Tenggarong sebagai Kota sejarah dan budaya yang ramah dan modern.

“Saya pun menyambut baik berdirinya Gedung Kesenian Cahaya Kedaton,” imbuhnya.

Gedung ini akan digunakan untuk menggelar pementasan tari, musik dan teater tradisional Kukar. Selain itu gedung ini masih dapat digunakan dalam menyelenggarakan workshop, kursus dan pelatihan senin budaya Kutai Kartanegara.

“Saya berharap di tengah upaya kita meningkatkan PAD melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sarana gedung dapat dipergunakan dengan sebaik–baiknya untuk mendukung kegiatan produktif di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara,” tutupnya. (*)
Editor : Tim Redaksi

Share this content: