Samarinda | GRANEO NEWS – Turap atas Proyek pembangunan Jalan terowongan Selili yang menghubungkan jalan Kakap – Jalan Sultan Alimuddin ,sepanjang kurang lebih 700 meter dikabarkan ada longsoran . Hal itu didapat dari sebuah video yang beredar dimedia sosial , dalam video tersebut terekam longsornya bagian sisi terowongan di Jalan Sultan Alimudin, Samarinda, beredar luas di media sosial, Senin (12/5/2025). 

Hal itu sontak saja menuai kritik dari masyarakat , diantaranya @mayang27 ia berkomentar belum diresmikan sudah longsor , sementara itu akun @fujianto mengatakan ,bah jauhkan bala aku lalu disitu .

Kekhawatiran dari masyarakat, umumnya mengenai soal keamanan konstruksi jika nanti digunakan secara umum.

Sementara itu di akun Instagram @aqua\_ngga menulis dalam kolom komentarnya menulis “Nah ham beluman diresmikan. Jadi mikir mau lewat situ kalau sudah jadi.”.”

Kemudian tak sedikit pula yang meminta adanya evaluasi secara menyeluruh atas terjadinya peristiwa ini. 

Namun demikian Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, membenarkan adanya insiden tersebut dan menurutnya masih aman . Pihaknya menjelaskan bahwa yang terjadi bukan longsor besar, melainkan hanya rontokan pada salah satu lereng sekitar pukul 09.30 WITA.

“Memang ada terjadi rontokan sisi R jam 9.30 tadi. Untuk langkah selanjutnya sudah kami siapkan bersama tim pelaksana. Menunggu hujan reda, lereng yang terdampak akan segera ditangani,” ujarnya.

Lebih lanjut pihaknya menegaskan bahwa struktur utama badan terowongan dalam kondisi aman. Ia memastikan akan segera melakukan penanganan agar proyek ini tetap sesuai standar keamanan sebelum resmi digunakan oleh masyarakat.

Share this content: