Jakarta | GRANEONEWS – Direktur Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam , menilai langkah mantan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang melaporkan sejumlah tokoh dan aktivis terkait tudingan ijazah palsu, justru akan merugikan perjalanan politiknya yang selama ini terkenal santun.   

Menurutnya , langkah yang di tempuh Jokowi akan berujung penyesalan. 

“Jokowi akan menyesal karena dengan melaporkan mereka yang mempersoalkan ijazahnya, karena publik akan menilai Jokowi kurang bijak dan terkesan tega mengkriminalkan rakyat yang mengkritiknya,” ujarnya.

Lebih lanjut pihaknya menerangkan bahwa saat ini, beberapa anggota keluarga Jokowi masih menjabat di pemerintahan. Sehingga, dengan adanya pelaporan, justru merugikan perjalanan panjang politik Jokowi dan keluarga. 

“Tentu hal tersebut sedikit banyak akan berpengaruh kepada karir politik keluarga Jokowi lainnya, publik akan menilai Jokowi tega untuk melaporkan pihak-pihak yang berbeda dengan dirinya,” terangnya.

Dampaknya, kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, publik akan semakin menjaga jarak dengan Jokowi dan keluarganya.

“Karena akan dianggap berbahaya jika terdapat kesalahan sedikitpun akan dibawa ke ranah hukum,” pungkasnya . (*)

Share this content: