TENGGARONG | GRANEONEWS.COM – Desa Jembayan sedang berusaha mengembangkan sektor pariwisata. Sektor pariwisata yang mereka kembangkan cukup lengkap , ada unsur religi , Kepurbakalaan dan sejarah perjuangan bangsa .
Menurut Sekretaris Desa ( Sekdes) Jembayan Jamli, di Jembayan ada beberapa situs purbakala dan situs religi.
” Desa kami ada beberapa situs di antaranya makam Raja Kutai Kartanegara Aji Pangeran Sinom panji mandapa yang memerintah pada tahun 1635 sampai 1650. Juga ada makam tokoh yang dikenal sebagai singa lawang. Sementara untuk wisata religi di desa kami ada beberapa Makam Habib dan aulia salah satunya makam Habib Abdurrahman bin Husin bin Yahya.” ujar Jamli Rabu ( 1/11/2023 ).
Situs-situs itulah yang akan di kembangkan di desa Jembayan menjadi Destinasi Wisata. Namun menurutnya semua masih dikerjakan secara bertahap , mengingat ada beberapa kendala, salah satunya yaitu masalah akses jalan yang menuju lokasi tersebut masih berupa jalan tanah.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Kutai Kartanegara ( Kukar ) bisa membantu menganggarkan jalan tersebut di APBD 2023 – 2024. Kendala lain situs Bunker Jepang peninggalan Perang Dunia Ke II saat ini masih berada dilahan milik warga dan perlu di laksanakan pembebasan,agar menjadi tanah milik Desa .” lanjut Jamli.
Pihaknya mengatakan situs-situs itu sebenarnya sudah sering di kunjungi para wisatawan , namun sistem pengelolaannya masih belum maksimal. Ia berharap situs-situs yang merupakan aset berharga tersebut nantinya bisa menjadi sumber pendapatan asli desa ( PADesa ).
Lebih lanjut ia menjelaskan ketiga situs tersebut memiliki nilai edukasi yang nantinya bisa di jadikan oleh generasi kutai kartanegara ( kukar ) yang ingin belajar sejarah, mengingat situs-situs yang ada berkaitan erat dengan seni budaya, religi dan perang kemerdekaan. ( Suriyansyah / Diskominfo – Adv )
Share this content:
