TENGGARONG | GRANEONEWS.COM – Tahun 2023 menjadi momen penting bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara , bagaimana tidak tahun 2023 banyak Prestasi dan Keberhasilan dicapai oleh Pemerintah Kutai Kartanegara dibawah Kepemimpinan Edi Damansyah dan Rendi Solihin melalui Program ” KUKAR IDAMAN ” .
Berikut beberapa keberhasilan dan capaian Prestasi Kukar selama tahun 2023 .
Pemkab Kukar Tetapkan ” Kukar Land Festival ” Sebagai Agenda Tahunan

Event Kukar Land Festival tahun 2023 resmi berakhir pada Minggu (23/9) malam tadi. Perhelatan konser musik akbar yang merupakan puncak dari program Kukar Kaya Festival (K3F) ini dimulai dengan penampilan Soegi Bornean dan penampilan epic group band Potret , ditutup dengan penampilan spektakuler sang raja dangdut, Rhoma Irama dan Soneta.
Antusias masyarakat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan sekitar sudah tidak terbendungkan. Terhitung, ada sebanyak 100 ribu pengunjung yang memadati Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang malam tadi. Tepatnya dari pukul 16.00 WITA hingga 23.40 WITA.

“Kita sudah menetapkan Kukar Land Festival sebagai agenda tahunan,” tegas Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah usai penutupan.
Selama dua hari pelaksanaannya, Kukar Land Festival berhasil mendatangkan banyak pengunjung. Dimana, selain rakyat terhibur. Roda ekonomi pun berputar. Sesuai dengan visi misi dari program K3F masa kepemimpinan Edi Damansyah dan Rendi Solihin.
Edi menyebut kesuksesan ini juga tidak terlepas dari kerja sama antar pihak. Diantaranya adalah pihak penyelenggara seperti Kekraf, Polres, Kodim, Satpol PP, Dishub, dan lainnya. Sehingga dapat membuat event lancar dan kondusif. “Kami akan persiapkan lagi di tahun depan,” tegas Edi.
Rendi Solihin Wakili Pemkab Kukar Di Rakornas P2DD 2023 , Raih Dua Penghargaan Bergengsi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD), di Grand Sahid Hotel Sudirman, Jakarta, Selasa (3/10/2023).
Mengangkat tema “Sinergi Nasional Akselerasi Digitalisasi Daerah untuk Indonesia Maju”, Rakornas P2DD merupakan forum tertinggi antara pimpinan Kementerian, Lembaga anggota Satgas P2DD dan seluruh Kepala Daerah selaku Ketua TP2DD.
Rakornas ini dilakukan untuk sinkronisasi kebijakan strategis di level pusat dan daerah, sekaligus mengumumkan hasil evaluasi kinerja TP2DD
Tahun 2022 (Award 2023).
Rakornas P2DD dihadiri Menko Perekonomian sekaligus Ketua Pengarah Satgas P2DD, Airlangga Hartarto; Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo; Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati; Menteri Sekretaris Negara, Pratikno; Menteri PPN/Bappenas, Suharso Monoarfa; Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi dan Menteri PAN Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas.
Sementara itu, Pemkab Kukar diwakili Rendi Solihin, selaku Wakil Bupati dan Sekretaris Bapenda, Muhamad Japar.
Lebih istimewanya lagi, Pemkab Kukar berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus, di antaranya dari kategori TP2DD Kabupaten terbaik wilayah Kalimantan dan kategori program unggulan P2DD terbaik melalui “Program Si Pajol Betijak”.
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin menilai, penghargaan yang diraih merupakan buah kerja keras semua pihak, termasuk dukungan serta doa masyarakat.
“Alhamdulillah, 2023 ini cukup menggembirakan bagi kami, karena beragam penghargaan dari berbagai sektor bisa sampai ke Tenggarong,” ucap Rendi Solihin.
Selain itu, penghargaan yang diraih juga menjadi bukti bahwa Kukar tidak hanya kaya sumber daya alamnya saja, melainkan kaya akan kinerja, inovasi, serta terobosan di berbagai bidang.
Dan, Kukar pun semakin yakin dapat menjadi daerah penyangga maupun penopang Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Ini membuktikan bahwa Kukar memiliki daya saing, dan juga menjadi bukti bahwa Kukar mampu menjadi daerah penopang IKN,” jelasnya.
MENGAYUH WAKTU MEMBANGUN KUKAR , Sebuah Catatan Inspiratif Edi Damansyah , Tentang Keberhasilan Anak Pedalaman

Bupati Kukar Edi Damansyah meluncurkan buku keduanya. Buku yang sebenarnya semacam autobiografi tersebut memiliki 249 halaman , ditulis oleh tim dari Swasaba Research Initiative (SRI), Yogyakarta.
Buku yang lebih banyak mengulas tentang rekam jejak Edi Damansyah ini , diharapkan nantinya bisa menambah pembendaharaan kepustakaan , yang muaranya bisa bermanfaat dan mendorong motivasi dan semangat leterasi di Kutai Kartanegara .
Dalam buku ini diceritakan perjuangan Edi Damansyah meniti karier dari bawah , mulai sebagai tenaga honorer, PNS, sekretaris kabupaten, wakil bupati, hingga bupati.
Sementara itu Herry Nugroho yang berperan sebagai editor buku tersebut , mengatakan pihaknya pihaknya sempat terkejut ketika mendapat pertanyaan dari Edi Damansyah, yakni beliau bertanya “Apakah perjalanan kariernya pantas dibukukan?” Setelah menjelaskan konsep buku yang berisi kritik membangun, Edi Damansyah menyetujui penulisan buku.
Pihaknya juga menjelaskan, bahwa buku “Mengayuh Waktu Membangun Kukar ” bagian dari pelengkap dokumen evaluasi yang wajib dibuat setiap akhir tahun dan setiap periode masa jabatan. Biasanya, dokumen itu disebut Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) .
Menurutnya dalam dokumen yang dirilis setiap tahun dan perlima tahun ini berfokus kepada pencapaian kuantitatif semata .
” Namun porsi capaian kualitatif mendapat ruang yang lebih kecil kecil , pencapaian yang ditampilkan dalam dokumen tersebut terkesan kering dan kurang informatif ” ujarnya.
Kukar Target Predikat Sangat Inovatif Pada Indek Inovasi Daerah ( IID ) Nasional

Untuk pemerataan Pembangunan Pemerintah Pusat mendorong Pemerintah Daerah untuk melakukan berbagai macam terobosan dan Inovasi . Pemerintah Pusat juga menyiapkan reward untuk daerah yang berhasil melaksanakannya
Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri ( Permendagri ) Nomor 104 Tahun 2018 tentang Penilaian dan Pemberian Penghargaan atau Insentif Inovasi Daerah.
Pada tahun 2023 ini , Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) termasuk yang dinilai memiliki berbagai macam Inovasi , malah hampir mencapai predikat Sangat Inovatif dalam Indeks Inovasi Daerah ( IID ) .

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kukar, Maman Setyawan. Ia mengatakan bahwa target Indeks Inovasi Daerah Kukar pada tahun 2023 adalah 47,12 namun capaian yang diperoleh justru tembus pada angka 58,53
“Artinya sedikit lagi mencapai predikat sangat Inovatif ,Mudah-mudahan kita bisa mencapainya, kita upayakan bersama,” ujarnya pada pembukaan Pekan Inovasi dan Kreativitas pada Kamis (12/10/2023).
Dalam kesempatan itu Maman menyampaikan berdasarkan sosialisasi dari Kemendagri, bahwa kriteria penilaian dalam pengukuran indeks ini adalah pembaharuan inovasi. Kemudian, kemanfaatan, kepentingan publik, urusan dan kewenangan Pemerintah Daerah, dan bentuk replikasi aplikasi dari inovasi.
Pihaknya menyampaikan bahwa ada tiga range yang dijadikan penilaian dalam Indeks Inovasi Daerah ( IID) yakni : Rangen 0,01-29,99 dengan predikat Kurang Inovatif ,selanjutnya Range 30,00 – 59,99 dengan predikat Inovatif , terakhir Range 60,00 -100,00 dengan predikat Sangat Inovatif.
” Pada tahun lalu, Kukar memiliki 138 Inovasi, 10 masuk nominasi Indeks Inovasi Daerah ” ungkapnya.
Pihaknya memaparkan ada 5 Inovasi masuk kompetisi pelayanan publik Kemenpan RB, 9 Inovasi masuk Multi Award, ke lomba tingkat Provinsi Kaltim 5 Inovasi, 14 Inovasi masuk tingkat nasional.
Selanjutnya Maman menyampaikan bahwa tahun 2022 yang lalu , Indeks Inovasi Daerah Kukar menargetkan 44,70 persen, dan hasilnya melebihi target , dengan capaian mencapai 55,83 berpredikat Inovatif.
“Ini untuk mendorong lembaga pemerintah berinovasi, menunjukkan peran pemerintah di masyarakat,” ujar Maman.
Pelaksanaan penilaian Indeks Inovasi Daerah dimaksudkan untuk mendorong penerapan good governance, meningkatkan peran serta masyarakat terhadap pembangunan daerah.
Pemkab Kukar Raih Paritrana Award , Atas Kepedulian Terhadap Pekerja Rentan

Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terhadap perlindungan tenaga kerja rentan, diganjar penghargaan Paritrana Award.
Paritrana Award 2023 sendiri merupakan penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan, yang diserahkan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian di Istana Wakil Presiden RI, Jumat (20/10/2023).
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin berkesempatan untuk menerima penghargaan tersebut.
Paritrana Award sendiri tergolong sebagai penghargaan yang bergengsi, karena hanya ada lima kabupaten-kota se-Indonesia yang memperoleh pengakuan dan apresiasi dari pemerintah pusat.
Kabupaten Kukar menjadi satu-satu daerah di Pulau Kalimantan yang menerima penghargaan Paritrana Award 2023.
“Alhamdulillan Kukar kembali meraih pengahargaan bergengsi tingkat nasional, kali ini kita mendapatkan Paritrana Award dari BPJS Ketenagakerjaan,” ucap Rendi Solihin.
Rendi Solihin , Optimis Waterboom Pulau Kumala Rampung Akhir 2023

Pulau Kumala terus bersolek untuk mengembalikan kejayaannya sebagai salah satu obyek wisata andalan di Kutai Kartanegara (Kukar).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar telah menganggarkan senilai Rp 8 Miliar untuk menambah wahana permainan, hingga peningkatan fasilitas.
Salah satu wahana permainan yang tengah dibangun, yakni waterboom, yang saat ini sudah mencapai 30-40 persen pengerjaan.
“Alhamdulillah saat ini pengerjaan waterbom terus berprosesnya. Untuk seluncuran nya masih dalam proses pengiriman,” ucap Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin.
Wahana permainan waterbom di Pulau Kumala terletak tepat di bagian tengah, tidak jauh dari lokasi gokart.
Selain mempersiapkan waterbom, pihak pengelola juga mempersiapkan fasilitas lainnya, seperti lampu dan kelengkapan lainnya.
“Kita targetnya tahun ini rampung, dengan harapan tentunya langsung bisa dibuka untuk umum,” jelas Rendi.
Raih Penghargaan Multy Award ” Program Terang Kampungku ” Sunggono , Bukti Program Pemerintah Bermanfaat Untuk Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab-kukar) meraih Penghargaan Festival Mulawarman University ( Multy Award ) yang di selenggarakan oleh Universitas Mulawarman di Hotel Puri Senyiur Sabtu 28/10/2023 Malam.
Prestasi gemilang ini diraih dalam upaya pemerataan Ekonomi melalui program Terang Kampungku. Penghargaan bergengsi ini merupakan bentuk apresiasi Ummul terhadap hasil hasil pembangunan di seluruh kabupaten Kutai Kartanegara.
Selain itu, Kabupaten Kukar juga meraih nominasi dalam bidang pelayanan pendidikan melalui program Bea Siswa Kukar Idaman dan kesinambungan politik melalui program Fokopinda Mendengar.
Tentunya momen ini menjadi kebanggaan bagi Pemkab Kukar, di mana acara tersebut diadakan kali pertama di Kalimantan timur. Dan program program pemkab masuk dalam kategori sehingga meraih penghargaan Multy Award 2023
Rendi Solihin Luncurkan Buku Aotobiorarafi “Muda, Beda, Bertalenta , Sebuah Motivasi Generasi Muda Kukar Untuk Kerja Keras Raih Mimpi

Tepat di usia 32 tahun, Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Rendi Solihin meluncurkan buku pertamanya yang berjudul “Muda, Beda, Bertalenta”. Buku ini diluncurkan pada Sabtu (11/11/2023) malam di Hotel Grand Elty Tenggarong.
Buku perdananya ini menceritakan soal perjalanan hidup Rendi Solihin, dimulai dari kisah kelahirannya yang dramatis, petualangannya mengelilingi benua eropa di usia belia hingga prestasinya yang membuat seisi SMAN 5 Balikpapan tercengang.
Bagaimana tidak, Rendi Solihin sukses membuat kawan-kawan satu sekolahnya geger sekaligus merasa kagum atas keberhasilannya diterima di Monash Universitity Australia. Padahal saat itu, dirinya masih duduk dibangku 2 SMA.
“Awalnya saya iseng mendaftar untuk kuliah di Australia melalui salah sagu lembaga, jadi pada saag saya mendaftar dijelaskan bahwa untuk bisa kuliah di australia nilai saya selama empat semester di patau apakah memenuhi syarat agau tidak,” kata Rendi.
Pemkab Kukar Sukses Dorong Pemerintah Pusat dan Provinsi Bangun Jalan Poros Kota Bangun – Tenggarong

Rendi Solihin Saat Meninjau Langsung Jalan Poros Provinsi ( Poto Istimewa )
TENGGARONG | GRANEONEWS.COM – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Solihin, kembali blusukan untuk mengecek infrastruktur pendukung aktivitas masyarakat.
Kali ini, Rendi Solihin bersama instansi terkait melakukan perjalanan ke Desa Loleng, Kecamatan Kota Bangun untuk mengecek jalan poros yang menghubungkan hingga Kecamatan Tenggarong.
Rendi menjelaskan, proses perbaikan jalan poros di Kota Bangun cukup menyita perhatian pihaknya, mengingat jalanan tersebut bukanlah milik Pemkab Kukar.
Jalan poros tersebut awalnya milik negara, hingga akhirnya di 2023 dialihkan kepemilikannya menjadi milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim).
“APBD kami cukup besar untuk bisa memperbaiki jalanan ini, tapi sayangnya ini bukan kewenangan Pemkab Kukar. Dan, akhirnya jalan ini bisa karena perjuangan dan kerja keras banyak pihak,” jelas Rendi.
Ya, jalan poros Kota Bangun bisa mulus tak terlepas dari upaya keras Pemkab Kukar, dengan mengajukan permohonan perbaikan jalan.
Hingga akhirnya di 2023 jalanan tersebut bisa terealisasi dengan memakan anggaran mencapai Rp 27 Miliar, sepanjang 2,3 Km.
Kutai Kartanegara Terima Dividen 40,8 Miliyar Dari 3 Perseroda

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menerima dividen senilai Rp 40,8 miliar dari tiga perusahaan daerah (Perseroda) yang beroperasi di wilayahnya. Dividen tersebut merupakan hasil laba usaha Perseroda selama tahun buku 2021 dan 2022.
Direksi Perseroda secara langsung menyerahkan dividen kepada Bupati Kukar Edi Damansyah di ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar pada Kamis (30/11/23). Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kukar Sunggono, Plt Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Wiyono, serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sukotjo.
Tiga Perseroda yang berkontribusi dengan menyerahkan dividen adalah PT Tunggang Parangan, PT Kukar Sejahtera Dambaan Etam (Ksde), dan PT MGRM. Total dividen yang diserahkan mencapai Rp 40,8 miliar, dengan rincian dari masing-masing perusahaan.
Bupati Kukar Edi Damansyah memberikan apresiasi atas kinerja Perseroda yang telah berperan dalam pembangunan daerah. Ia berharap Perseroda terus meningkatkan kualitas dan profesionalisme dalam menjalankan bisnisnya.
“Terima kasih kepada Perseroda yang telah melakukan perubahan besar agar bisa bersama-sama membangun Kutai Kartanegara. Saya harap para komisaris dan seluruh jajaran terus berkomitmen dan konsisten dalam menjalankan tugasnya,” ujar Edi.
Demikian beberapa pencapaian Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara di tahun 2023 , Edi Damansyah dan Rendi Solihin dalam beberapa kesempatan menyatakan bahwa pihaknya akan terus berbenah dan melakukan lompatan – lompatan di tahun 2024 mendatang , untuk menuntaskan janji – janji kampanye mereka yang terangkum dalam program Bhakti Kukar Idaman ( Tim Redaksi Graneonews.com )
Share this content:
