Babah Alun dan Keluarga H. Faisal
Sendawar | GRANEO NEWS – Babah Alun alias Jusuf Hamka selama di Kaltim menyempatkan diri bertandang ke Kampung Damai, Kutai Barat.
Menurutnya Kampung Damai bukanlah tempat asing baginya, karena dirinya pernah tinggal di sana sekitar 1970-an.
Ketika industri kayu masih menjadi primadona, Babah Alun ikut berkecimpung dibidang itu dan sukses. Bahkan menurutnya di Kampung Damai itulah kariernya dimulai .
Babah Alun mengungkapkan bahwa ia mengingat dengan sangat jelas tahun-tahun , saat ia bekerja keras membangun karier di sektor perkayuan . Ia pernah bekerja di PT. Dayak Besar bahkan di PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk.
Namun menurutnya dibalik kesuksesannya, tidak terlepas dari dukungan dan kasih sayang dari keluarga H. Nanang yang menjadi keluarga angkatnya di perantauan.
Kunjungan ke Keluarga H. Nanang , baginya lebih dari sekadar kunjungan semata , namun merupakan momen refleksi dan penghargaan atas kebaikan yang ia terima di masa lalu dari keluarga itu .
“Saya makan dan tidur dulu waktu masih bujang kerja kayu di Kampung Damai ya di rumah almarhum pak H. Nanang Asmuni. Kalau tidur di kasih kelambu supaya tidak digigit nyamuk,” ujarnya .
Sebagai ungkapan syukurnya, Babah Alun memberangkatkan umrah bagi 10 anggota keluarga H. Nanang .
Bagi Babah Alun perjalanan ke Kampung Damai ini menegaskan kembali komitmennya terhadap nilai-nilai kekeluargaan dan persaudaraan. Ia berjanji untuk terus menjaga hubungan erat yang telah terjalin selama puluhan tahun, sebuah warisan ikatan manusia yang tetap kuat meski jarak dan waktu memisahkan.
Babah Alun ke Kampung Damai tak sendiri, ia ditemani anaknya Faisal .
“Tahun 2023 kami hanya bertemu di Samarinda. Alhamdulillah tahun 2024 ini baru sampai ke Damai InsyaAllah nanti saya pasti akan kembali ke Damai lagi,” pungkasnya. (*)
Share this content:
