Kalimantan | GRANEONEWS.COM – Remaong / Harimaung adalah Sebutan Masyarakat lokal untuk Macan Dahan Kalimantan ( Neofelis Diardi Borneanses ) yakni Jenis Kucing pemangsa terbesar yang merupakan satwa Indemik Kalimantan. Saat ini populasinya dialam bebas Kalimantan berada diambang kepunahan , hal itu diakibatkan oleh menyusutnya hutan Kalimantan yang merupakan habitat asli macan dahan untuk perkebunan Kelapa Sawit dan Pertambangan Batu Bara .
Macan dahan Kalimantan memiliki badan yang kekar, beratnya antara 12–25 kg sedangkan panjangnya seiktar 90 cm. Gigi taringnya sepanjang dua inci, secara proporsional terhadap tengkoraknya ini adalah gigi taring terpanjang dibanding kucing-kucing yang masih ada. Ekornya dapat tumbuh sepanjang tubuhnya, membantu keseimbangan tubuhnya. Pola bulunya berupa oval tak beraturan dengan sisi tepi hitam, dan di dalamnya ada titik-titik hitam ( yang menyebabkannya lebih gelap daripada macan dahan Malaya).
Pada lapisan rambut pada tubuhnya terdapat tutul-tutul yang konon berbentuk mirip awan, yang memberinya nama clouded leopard dalam Bahasa Inggris. Meski para ilmuwan telah mengetahui keberadaannya sejak awal abad ke-19, ia diidentifikasi sebagai spesies yang terpisah tersendiri pada tahun 2006, karena sebelumnya dianggap sebagai subspesies dari macan dahan Asia (Neofelis nebulosa). Kebiasaan macan dahan Kalimantan tidak banyak diketahui karena sifat alaminya yang penuh rahasia (elusive ) , oleh karenanya masyarakat lokal Kalimantan sering mengaitkannya dengan hal – hal mistis .

Menurut berbagai sumber di masyarakat, kebiasaan macan dahan Kalimantan ini sering memukulkan ekornya ke batang-batang pohon yang menghasilkan suara seperti rotan yang di pukulkan. Masyarakat mengaitkan dengan hal mistis juga diakibatkan karena satwa ini berpenampilan cryptic (mudah tersamarkan dengan lingkungan sekitarnya) .
Macan Dahan Borneo (Neofelis diardi borneensis) merupakan binatang nokturnal yang biasa melakukan perburuan di malam hari. Mangsa Macan Dahan meliputi aneka satwa liar mulai dari kera, rusa, ular, bekantan dan mamalia kecil lainnya. Habitatnya mulai dari hutan pantai, rawa-rawa hingga pegunungan dengan ketinggian mencapai 3000 mdpl.
Macan Dahan menghuni hutan-hutan dengan pepohonan yang lebat dan menjauhi daerah pemukiman manusia. Saat ini Macan Dahan Kalimantan termasuk binatang yang langka dan terancam kepunahan. Oleh IUCN Redlist, dimasukkan dalam status konservasi “Terancam Punah” (Endangered). Juga diklasifikasikan dalam Apendix I oleh CITES.
Populasi Macan Dahan Borneo (Neofelis diardi borneensis) di alam bebas diperkirakan hanya tersisa dikisaran antara 5.000 hingga 11.000 ekor. Sedangkan saudaranya, Macan Dahan Sumatera (Neofelis diardi diardi) lebih memprihatinkan, diperkirakan hanya tersisa sekitar 3.000 hingga 7.000 ekor.
Macan Dahan Borneo merupakan salah satu pemilik taring terpanjang yang baru teridentifikasi sebagai spesies baru pada tahun 2007 bersama Macan Dahan Sumatera ( Neofelis Diardi Diardi ) ,satwa ini dikhawatirkan oleh para ilmuan akan nantinya hanya tertinggal nama .
Klasifikasi Ilmiah: Kerajaan: Animalia, Filum: Chordata, Kelas: Mammalia, Ordo: Carnivora, Famili: Felidae, Genus: Neofelis, Spesies: Neofelis diardi. Subspesies: Neofelis diardi borneensis .
Sumber : Wikipedia Indonesia & Alamendah
Disunting Oleh : Arie Yannur
Share this content:
