Gambar Ilustrasi ( Sumber Istimewa)

Jakarta | Graneo News – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi adanya peluang hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang di sejumlah provinsi Indonesia yang dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun, dalam prediksi ke depan, wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) tidak masuk dalam daftar area rawan karhutla yang berpotensi diguyur hujan tersebut.

Prakirawan BMKG, Nur Rahmat Jatmiko, menyampaikan bahwa meskipun cuaca di Indonesia secara umum diprakirakan berawan hingga hujan ringan, peluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terdeteksi di beberapa titik kritis pada periode tertentu.

Wilayah yang Berpotensi Diguyur Hujan

Menurut data BMKG, potensi hujan lokal berskala ringan-sedang tersebut hanya tersebar di wilayah berikut:

  • Sumatra Selatan dan Jambi: Diproyeksikan mengalami hujan pada 31 Agustus 2026.
  • Kalimantan Utara: Berpeluang hujan pada 1–2 September 2026.
  • Riau: Berpotensi diguyur hujan pada 2 September 2026.

Hujan alami dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi panjang sebenarnya merupakan cara paling ampuh untuk memadamkan karhutla. Sayangnya, potensi hujan signifikan tersebut diprediksi belum merata dalam beberapa waktu ke depan, termasuk di wilayah Kaltim yang masih diliputi kondisi cuaca kering.

Kondisi Kering dan Modifikasi Cuaca

Ketiadaan potensi hujan di Kalimantan Timur memicu kewaspadaan tinggi mengingat wilayah ini masih didominasi oleh kondisi cuaca yang relatif kering tanpa adanya tanda-tanda turunnya hujan signifikan yang bisa meredam potensi titik api.

Guna mengatasi keterbatasan hujan alami di berbagai daerah terdampak, BMKG bersama pemangku kepentingan terkait terus mengintensifkan operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC). Operasi penyemaian awan ini sedang digulirkan secara bertahap di Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Lampung, hingga Jambi guna memicu hujan buatan untuk meredam titik api di area-area kritis tersebut. ( Tim )


Share this content:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *