Tenggarong | GRANEONEWS.COM – Setelah dari Muara Jawa , Wakil Bupati Kutai Kartanegara Rendy Sholihin kembali menghadirkan Opick Tombo Ati di Kecamatan Loa Kulu .
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadhan yang dilaksanakannya sejak awal ramadhan . Acara digelar di Lapangan Sepak Bola , Kecamatan Loa Kulu Kukar , pada Senin (18/3/2024).
Acara yang digelar pada malam hari itu dihadiri ribuan masyarakat dari kecamatan Loa Kulu dan sekitarnya, mereka nampak antusias mengikuti malam Safari Ramadhan yang digagas oleh Kerabat Rendi Solihin (Keren).
Dalam sambutannya, Rendi Solihin menjelaskan pencapaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara kepada masyarakat , yang sudah berkumpul di acara tersebut.
Rendi memaparkan, di tahun ini saja, fokus pembangunan ada di 20 kecamatan salah satunya terfokus di Kecamatan Loa Kulu. Yang mana Loa Kulu mendapatkan anggaran paling besar diantara 20 kecamatan lainnya.
“Untuk Kecamatan Loa Kulu digelontorkan anggaran Rp 100 miliar diantaranya pembangunan jalan dan jembatan ” Ungkapnya.
Menurut Rendi dengan memadainya jalan dan jembatan, dapat berdampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.
“Kalau jalannya baik, jembatannya baik, Insya Allah perekonomian warga juga baik tujuan dari safari Ramadan ini adalah upaya Pemkab Kukar bersilaturahmi dan menjangkau masyarakat sampai ke pelosok.Kegiatan serupa, lanjutnya, bakal dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kukar”.Tambahnya.
Selain itu, saat ini pihak nya juga tengah fokus dalam pembangunan jalan penghubung antara Loa Kulu dan Loa Janan dengan alokasi anggaran sebesar kurang lebih 9 miliar. Sedangkan untuk penghubung Jongkang menuju Karang Paci, Samarinda Pemkab Kukar mengalokasikan anggaran sebesar 28 miliar , untuk anggaran pembebasan lahan.
Pihaknya juga menyampaikan bahwa penanganan tanah longsor di Desa Jembayan sudah di anggarkan, total anggaran yang dialokasikan senilai 15 miliar. Bahkan beberapa titik seperti Desa Jonggon, Sungai Payang, dan Rempanga. Rendi mengatakan semuanya sudah dapat porsinya masing-masing.Total keseluruhan ada 50 miliar untuk pembangunan jalan penghubung.
“Semoga pembangunan yang ada saat ini bisa mencapai daerah-daerah di pelosok, ” pungkasnya . ( Adv/Diskominfo/Mona)
Share this content:
