Tenggarong | GRANEONEWS.COM – Memiliki lahan pertanian merupakan berkah dan potensi yang besar bagi Desa Tani Bakti Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, dimana desa tersebut di pimpin oleh seorang kepala desa yang sudah menjabat tiga periode.
Pemerintah desa bersama kelompok pemuda setempat secara swadaya menyulap potensi itu menjadi kawasan agrowisata.
“Potensi besar ini kami kelola menjadi kawasan wisata, khususnya agrowisata,” ungkap Muhammad Amin, Jumat (20/4/2024).
Tentunya gagasan tersebut tidak lepas dari dukungan semua pihak , salah satunya yaitu bentuk keseriusan pemuda Desa Tani Bakti, untuk bergotong royong membuat sarana dan prasarana agrowisata. Konsep yang diusung, memadukan wisata, pertanian dan perikanan.
“kami sebagai pemerintah desa bersama pemuda pemudi desa Tani Bakti bekerja sama untuk memajukan desa ini menjadi destinasi wisata khususnya di bidang agrowisata yang langsung melibatkan para petani setempat agar bisa mendukung program pemerintah desa “, ungkapnya.
Terkait pengembangan kawasan agrowisata ini, kami pemerintah desa dan pemuda Desa Tani Bakti sudah bermusyarawah dengan semua pihak termasuk kelompok tani , semua bersepakat untuk membangun Agrowisata ini . Demikian pula beberapa stakeholder terkait , pada umumnya mendukung ide dan gagasan mewujudkan desa Tani Bakti sebagai salah satu destinasi wisata di Kutai Kartanegara.
Menurut Amin pengembangan kawasan agrowisata merupakan bagian dari mendukung pemerintah daerah ( Pemda ) Kutai Kartanegara ( Kukar) yaitu membangun Kukar melalui desa.
Disamping itu, menurutnya program tersebut juga dilakuka sebagai upaya melaksanakan Program Inovasi Desa (PID) untuk mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PADes).
Selain swadaya dan gotong royong membuat sarana dan prasana pendukung, bukti keseriusan Pemuda Desa Tani Bakti yaitu mereka memadukan kemajuan teknologi informasi, melalui media sosial untuk promosi. Bahkan pihaknya juga telah membuat Event – Event sehingga mengundang minat orang dari luar.
Agro wisata yang berkonsep pertanian modern dengan menggunakan green house, tentunya telah mendapat dukungan dari pemerintah Daerah Kukar dan direalisasikan melalui dinas pertanian.
“kami juga mendapat dukungan sepenuhnya dari pemerintah daerah berupa green house , yang mana akan turun ditahun ini, “, ujarnya.
Dengan kerja keras kelompok pemuda pemudi serta semua pihak yang mendukung program tersebut, pemerintah desa mengaku memberikan apresiasi yang tinggi .
“Kami sebagai pemerintah Desa berharap pengembangan agrowisata ini bisa membangun desa dan bisa membantu perekonomian masyarakat setempat, pada perubahaan anggaran, pemerintahan desa akan mengalokasikan anggaran untuk mendukung semua program kerja desa”, tutup Amin. ( Adv / Diskominfo / Mona/Tetty)
Share this content:
