Kuli Hindu dibangun diatas lahan bekas reruntuhan Masjid Babri
AYODHYA INDIA – GRANEONEWS.COM – Perdana Menteri India Narendra Modi dengan bangga meresmikan sebuah kuil Hindu baru di kota Ayodhya, pada Senin (22/1/2024).
Pembangunan kuil umat Hindu ini sangat kontroversi, bagaimana tidak pembangunan dilaksanakan di atas tanah bekas Masjid Babri yang bersejarah, setelah kekerasan terhadap umat muslim dan penghancuran masjid Babri dihancurkan oleh umat Hindu dan menewaskan sekitar 2000 umat muslim India .
Masjid Babri tersebut dihancurkan oleh umat Hindu pada tahun 1992 silan . Umat Hindu percaya bahwa Masjid Babri dibangun di atas reruntuhan kuil dimana tempat tersebut adalah tempat lahirnya Dewa Rama.
Pada 2019, Mahkamah Agung India memutuskan secara sepihak, bahwa situs tersebut adalah milik umat Hindu, dan memberikan tanah alternatif untuk umat muslim membangun masjid.

Bagi jutaan warga Hindu – yang mencakup 80% populasi India – peresmian kuil baru ini adalah ‘impian jadi kenyataan’.
Associated Press melaporkan Partai Bharatiya Janata (BJP), partai PM Modi, diperkirakan akan gunakan kuil ini meningkatkan dukungan politik jelang pemilu nasional beberapa bulan mendatang.
Masjid Babri atau Masjid Babur adalah sebuah masjid yang didirikan oleh Kaisar Mughal pertama India, Babur, di Ayodhya pada tahun 1527. Sebelum tahun 1940-an, masjid ini dinamakan Masjid-i Janmasthan dalam bahasa Urdu artinya: “masjid tempat kelahiran” .
Masjid ini berdiri di Bukit Ramkot disebut juga Janmasthan (“tempat kelahiran” . Masjid Babri diruntuhkan oleh sekitar 150.000 orang dari kaum nasionalis Hindu pada tanggal 6 Desember 1992,
Pembangunan Kuil Hindu ini dilaporkan dibangun dengan menelan biaya sekitar $217 juta, atau setara Rp3,3 triliun triliun rupiah.
Namun umat Hindu India nampaknya belum puas terhadap kemenangannya merebut dan menghancurkan masjid Babri , hal itu dapat dilihat dari tindakan kekerasan dan perlakuan diskriminatif terhadap umat Islam yang masih terus terjadi hingga kini (* )
Share this content:
