Tenggarong | GRANEONEWS.COM – Dinas kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara ( kukar ), menggelar serah terima jabatan, dari pejabat lama Martina Yulianti resmi digantikan Pelaksana Tugas ( Plt ) Kusnandar, yang berlangsung di ruang Dinas kesehatan,senin ( 18/3/2024 ).
Serah terima jabatan ditandai dengan penandatanganan berita acara yang disaksikan oleh Sekretaris Daerah kabupaten Kutai Kartanegara ( Sekda ) Kukar, Dr,H Sunggono MM.
Martina Yulianti memaparkan Program Program di Dinas Kesehatan cukup banyak, mulai dari pengorganisasian kelembagaan kesehatan, puskesmas – puskesmas dimana saat ini Kutai Kartanegara telah mengikuti BP72 sudah berupa unit Organisasi.
“Saat ini kami telah melaksanakan program program Dinas kesehatan mulai dari perorganisasian kelembagaan kesehatan dan puskesmas puskesmas yang saat ini telah mengikuti BP72. Demikian pula Rumah sakit yang ada diseluruh Kutai Kartanegara, sudah berupa Unit Organisasi yang bersifat khusus yang berada dibawah Dinas kesehatan dan berkordinasi langsung dengan Dinas kesehatan”ujar Martina
Sementara itu Pelaksana Tugas ( Plt ) Kusnandar mengatakan, akan menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab,” Tadi sudah disampaikan ada beberapa PR yang harus dikerjakan, dan saya harapkan Kepala Bidang – Bidang bisa bersinergi bersama sama dalam menyelesaikan PR tersebut. Tentunya saya tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dan doa dari teman teman semua”. Ucap Kusnandar.
Dalam kesempatan tersebut Sunggono mengucapkan apresiasi kepada pejabat sebelumnya yaitu Martina Yulianti atas dharma bakti dan komitmennya selama memimpin Dinas kesehatan selama kurang lebih 5 tahun.
“Saya mengucapkan apresiasi kepada pejabat sebelumnya Dr. dr. Martina Yulianti, Sp.PD FINASIM, M. Kes, (MARS) atas dharma bakti, kesungguhan dan komitmen-nya selama memimpin Dinkesnas kurang lebih lima tahun, yang pada awal menjabat telah diuji dengan pandemi Covid-19 namun, alhamdulillah kita semua dapat melaluiinya, dan saya berharap agar Dinas kesehatan tetap kompak mempertahankan kinerja yang serta meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat”. Ujar Sunggono .
Sunggono menambahkan, rotasi dan mutasi merupakan siklus yang wajar dalam sebuah organisasi yang dinamis. Pihaknya menambahkan bahwa hal tersebut dapat juga menggambarkan bahwa estafet kesiapan sumber daya dan sistem telah berjalan dengan baik. Pimpinan boleh datang dan pergi namun sistem harus tetap berjalan sesuai relnya. Ia juga berharap agar Dinas kesehatan tetap kompak mempertahankan kinerja yang baik dan mempertahankan kualitas pelayanan terhadap masyarakat . ( Adv/Diskominfo)
Share this content:
