Penajam | GRANEO NEWS – Nampaknya dampak negatif IKN belum juga berakhir untuk masyarakat adat Paser dan Balik . Setelah sempat hampir terusir dari wilayahnya sendiri kini Situs adat Bakau kuning di Sungai Sabut, Kelurahan Pemaluan, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur ikut terancam .
Berdasarkan pantauan, saat ini kondisi bakau kuning terancam oleh pembangunan pelabuhan logistik penunjang Ibu Kota Negara . Bagaimana tidak aktivitas proyek pembangunan hanya berjarak sekitar 200 meter dari lokasi Situs Bakau kuning tersebut .
Lokasi Bakau Kuning dianggap sakral bagi orang masyarakat adat disana, yakni masyarakat adat Paser dan Balik.
Masyarakat adat Paser dan Balik kerap mendatangai tempat itu untuk melaksanakan ritual adat.
Memang di wilayah tersebut ditumbuhi pohon Bakau berdaun kuning , berbeda dengan jenis bakau yang lain , oleh karena itu pula, di depan bakau kuning ditandai dengan bendera kuning sebagai bentuk peringatan bahwa bakau kuning dijaga oleh masyarakat adat.
Masyarakat adat Paser dan Balik berada dalam dilema , mereka mempertanyakan manfaatnya IKN bila warga lokal justru harus selalu dihadapkan pada pilihan yang sulit bahkan merugikan . ( * )
Share this content:
